Budidaya Ikan Severum

[ kembali ]
14/08/03 – Informasi: Teknologi
Budidaya Severum

lkan ini berasal dari Amerika Selatan sampai Amazona kecuali sungai Magdalena. Tubuh Severum pendek, gemuk dan gepeng. Warna dasar tubuhnya bervariasi antara coklat kekuning-kuningan dan hitam kecoklatan. Pada tubuhnya banyak terpatri bintik-bintik dan terkadang polos saja, kadang-kadang nampak bercak-bercak hitam. Sifat yang menonjol dari Severum hampir sama dengan sifat ikan Oscar yaitu suka mengaduk-aduk tanaman dalam akuarium dan membuat lubang pada dasar yang berbatu-batu. Sifat lain diantaranya adalah terbilang ganas bila sedang birahi, karenanya Severum lebih cocok apabila dipelihara dengan ikan yang sama besamya.
Memilih induk

  • lnduk yang akan dipijahkan berumur antara 10-12 bulan dan ukuran tubuhnya 12-15 cm.
  • lnduk jantan bertubuh lebih besar dengan wama cerah clan berbintik-bintik lebih jelas.
  • lnduk betina bertubuh agak kecil, bulat dengan wama lebih pucatdan bintik-bintiknya kurang jelas.
  • Jika telah matang kelamin induk betina berwarna lebih cerah selama masa birahinya, sedangkan yang jantan berwarna lebih gelap dan bergaris-garis pada badannya lebih kelihatan.

Pemijahan

  • Sediakan akuarium berukuran agak luas dengan ketinggian air 30-40 cm, atau bak semen ukuran 1 x 2x 0,5 cm.
  • Air bersih dati sumur/ PAM yangtelah diendapkan selama 24 jam.
  • Pasang filter clan aerator.
  • Suhu air antara 21-25 0C dan pH antara 5,5-7.
  • Masukkan batu pipih tempat meletakkan telur.

lnduk yang telah matang kelamin dimasukkan ke dalam tempat pemijahan yang telah dipersiapkan. Telur yang telah dibuahi akan diletakkan pada batu pipih. Telur itu secara seksama akan dijaga oleh kedua induknya. Agar lebih praktis, telur yang melekat dipindahkan ke tempat lain atau akuarium yang telah dipersiapkan. Hari ketiga telur akan menetas dan baru bisa berenang setelah umut 6 hari. Tiga hari setelah menetas boleh diberi makanan berupa anak dafnia atau larva artemia yang baru menetas.

Pendederan
Pendederan benih dapat dipakai bak semen atau akuarium, tinggi air cukup 40 cm. Benih yang berusia 2 minggu dapat dipelihara dalam bak ukuran 2 m2 sebanyak 1.000 ekor. Selama pendederan sebaiknya dilakukan sortasi, yaitu yang tumbuh lebih cepat segera dipisahkan agar tidak saling menyerang terutama dalam perebutan makanan.

Keterangan Gambar : Banded Chiclio (Chichlasoma severum)

 
Hak Cipta 2003, Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s